Ciri dan Varietas Unggul Tanaman Kacang Tanah


BUDIDAYA TANAMAN
KACANG TANAH
Kacang tanah merupakan salah satu komoditas unggul yang banyak dibudiayakan di Indonesia hal ini bertujuan untuk mencukupi kebutuhan pangan di Indonesia, oleh karena itu dalam artikel ini akan saya ulas terlebih dahulu mengenai ciri-ciri kacang tanah, karakteristik hingga varietas unggul yang sesuai dengan tanah subur di Indonesia.
Syarat Tumbuh
Kacang tanah dapat tumbuh pada ketinggian sampai 1.500 m dari permukaan laut (dpl), tapi ketinggian optimal yang dikehendaki adalah pada 50-500 mdpl. Kacang tanah menyukai tanah yang gembur/ bertekstur ringan dengan drainase dan aerasi yang baik, subur, serta keasaman tanah (pH) antara 6,0-6,5. Untuk pembentukan polong diperlukan kalsium, karena itu penting untuk menyediakan kalsium yang cukup di sekitar tanaman.
Curah hujan yang diperlukan adalah antara 800-1.300 mm/tahun, hujan yang terlalu keras akan mengakibatkan bunga sulit terserbuki oleh serangga. Tanaman kacang tanah ini juga memerlukan penyinaran matahari yang cukup dalam pemenuhan nutrisi serta dalam meperlancar proses fotosintesisnya terutama untuk kesuburan daun dan perkembangan besarnya kacang. Suhu udara yang dibutuhkan sekitar 28-320C, bila suhu di bawah 100C, pertumbuhan tanaman akan terhambat, bahkan kerdil. Sehingga, tanaman kacang tanah ini cocok untuk pertanian di daerah dataran rendah dengan suhu yang sesuai. Sedangkan kelembapan udara yang dibutuhkan sekitar 65-75%.
Varietas Unggul
Jenis tanaman kacang tanah yang ada di Indonesia tediri atas dua tipe yaitu tipe tegak dan menjalar. Tipe tegak adalah jenis tanaman kacang tanah yang tumbuh lurus atau sedikit miring ke atas, buahnya terdapat pada ruas-ruas dekat rumpun, umurnya pendek (genjah), dan kemasakan buahnya seperempat. Sedangkan kacang tanah tipe menjalar adalah jenis tanaman kacang tanah yang tumbuh ke samping, batang utama ukuranyya panjang, buah terdapat pada ruas-ruas yang berdekatan dengan tanah dan umumnya berumur panjang.
Varietas kacang tanah yang paling lama dikenal dengan Gajah dan Banteng. Sekarang ini ada beberapa varietas yang banyak ditanam di Indonesia utamanya.
1.      Varietas Banteng dengan keunggulan umur 100-110 hari dan produsi 1,2-1,8 ton/ha
2.      Varietas Gajah dengan keunggulan umur 100-110 hari, produksi 1,2-1,8 ton/ha, dan tahan layu
3.      Varietas Kidang dengan keunggulan umur 100-110 hari, produksi 1,2-1,8 ton/ha dan tahan layu
4.      Varietas Macan dengan keunggulan umur 100-110 hari, produksi 1,2-1,8 ton/ha dan tahan layu
5.      Varietas Anoa dengan keunggulan umur 100-110 hari, produksi 1,8 ton/ha, dan tahan layu, tahan karat daun, serta bercak coklat daun
6.      Varietas Tapir dengan keunggulan umur 95-100 hari, produksi 1,8-2,0 ton/ha dan tahan layu
7.      Varietas Kacang Garuda Biga dengan keunggulan umur 85-90 hari, produksi 2,25 ton/ha, dan toleran layu
8.      Varietas Kacang Garuda Dua dengan keunggulan umur 85-90 hari, produksi 2,3 ton/ha, dan toleran layu
9.      Varietas Bison dengan keunggulan umur 90-95 hari, potensi produksi 3,6 ton/ha, agak tahan A.flafus, agak tahan karat daun, agak tahan bercak daun, toleran penaungan intensitas 25%, toleran kahat Fe dan adaptif di alfisol alkalis
10.  Varietas Domba dengan keunggulan umur 90-95 hari, potensi produksi 3,6 ton/ha, agak tahan A.flafus, agak tahan karat daun, agak tahan bercak daun, toleran kahat Fe dan adaptif di alfisol alkalis



Komentar